ya kebetulan papanya ada musti urus business di singapore, so we go there lah last week.
hehe.. kalimat-kalimat sejenis lebih dari satu-dua kali saya denger saat beberapa kali saya duduk di ruang tunggu sebuah sd nasional plus di tangerang.
yap. bahasa campur aduk yang bener-bener ancur, menurut saya.
urusan mencampur adukkan dua bahasa seperti itu mungkin terdengar keren, tapi mbok ya paling tidak tata bahasanya musti bener.
sepertinya bisa buka kursus bahasa inggris buat ibu-ibu yang nungguin anaknya sekolah nih? melihat apa yang dikenakan dan dipakai bermerek mahal semua, naga-naganya bisa dapet duit banyak nih, hehehe..
jadi murid-muridku tersayang, bagian “so we go there lah last week”, itu salah banget. bukan, bukan cuman bagian lah yang singapore banget, tapi hehehe go dan last week itu ga berjodoh!
ketika kita pake keterangan waktu sejenis last week, last month, last december ataupun keterangan waktu sejenis two days ago, a week ago, a month ago dan tentu saja, yesterday, kita akan pake kata kerja bentuk lampau.
pakai contoh aja biar lebih jelas
misal kamu pakai baju baru yang kamu beli minggu lalu. ketika seorang teman bertanya kapan kamu beli baju baru kamu itu, maka jawabannya begini
i bought it last week. (saya membelinya minggu lalu)
bukan i buy it last week.
so ibu gaul diatas mustinya bilang gini
we went to singapore last week (kami pergi ke singapura minggu lalu)
bukan we go to singapore last week.
jelas dong yah?
oiya, bicara soal kata kerja bentuk lampau, benernya ada dua jenis. yang pertama reguler verbs, ini mudah aja tinggal tambahkan ~d/~ed ke bentuk pertamanya, misalnya,
answer – answered
enter – entered
arrive – arrived
ask – asked
tapi ada bentuk kedua, irreguler verbs, yang ga ngikutin aturan tambah ~d/~ed itu, misalnya,
buy – bought
go – went
sleep – slept
drink – drank
ingat! jangan stres dulu atau kehilangan motivasi, ga perlu ngapalin semua entar jadi kamus loh! hehehe cukup yang paling sering dipakai aja for a start!
oiya (lagi!), ini ada daftar irregular verbs buat bahan ngapalin.
ayo yang semangat! bentar lagi ada quiz ketiga. bugurunana mikirin hadiahnya dulu!
February 25th, 2009 at 8:50 pm
woww…. keren..
Q: “berapa lama lagi kamu akan berada disana…”
A : “1 jam lagi”
bisa dijelaskan dalam artikel berikutnya..Please…
apa bedanya one hour & an hour
makasi…
February 25th, 2009 at 8:59 pm
bu guru, bu guru,,,,
mau nanya nih,,
bedanya other sama others,
trus bedanya another sama anothers
makasih ya bu guru,,
March 3rd, 2009 at 8:58 am
Yep. I think it’s not a good habit to mix Bahasa Indonesia with English. Apalagi kalau pemakaian salah seperti yang Bu guru sudah contohkan. Tapi kadang ada beberapa kata English yang dianggap lebih ekspresif dibanding padanannya dalam Bahasa Indonesia. Seperti “seven around headache” yang dianggap lebih “asyik” didengar daripada “pusing tujuh keliling”.. hehehe.. bercanda kok bu.. I think a good site it is.. Saya baru tahu kalau “doggy bag” itu buat bungkus makanan.. : )
March 3rd, 2009 at 12:51 pm
Wow nice blog, I chanced upon it just now :)
Saya akan link ya bu, salam kenal, dan kapan2 ingin diskusi jika menemui kesulitan, ya? :)
Oh ya, mengenai mencampur Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, saya benar2 sebel juga kadang2, kalau mau berbahasa Inggris yang baik, belajarlah sepenuhnya, kalau mau menggunakan Bahasa Indonesia, gunakanlah dengan benar. Sering kali biar keren, ada yang menggunakan bahasa Inggris, namun artinya sebenarnya tidak ada dalam Bahasa Inggris itu, contoh kata: “output”. Sering saya mendengar: “output dari organisasi kita adalah orang2 yang berkualitas.” Saya ngerti maksudnya adalah “keluaran/hasilnya”, tapi dalam bahasa Inggris “output” tidak pernah digunakan dalam konteks demikian. Huh dasar :) sori jadi curhat :)
Trima kasih,
Winto
March 4th, 2009 at 9:58 pm
wah bu, teman saya yang asli orang australia malah sering banget bicara gini: my little girl “don’t” go to school today.
saya kok malah nyuruh anak2 saya bicara bahasa inggris dengan saya meski tata bahasanya kacau banget. maksudnya sih supaya mereka ga ngerasa kalau bahasa inggris itu sulit. apa cara gini salah ya, bu?
April 20th, 2009 at 9:27 am
Thanks bu guru, jadi tambah ilmu.
rgds,
dewie
January 9th, 2011 at 11:06 pm
yang sering saya denger ini bu guru:
A: ” No you can’t do that!”
B: “Can lah…”
:P